Showing posts with label pendidikan. Show all posts
Showing posts with label pendidikan. Show all posts

Beda Asuransi Pendidikan Dan Tabungan Pendidikan

Share di pagi yang cerah ini kembali tentang asuransi. Kali ini terkait dengan tabungan pendidikan, dimana kedua produk tersebut kelihatannya sama, sering ditawarkan di tempat yang sama tapi memiliki perbedaan begitu nyata. Perbedaannya perlu dicermati secara seksama terutama terkait resiko dan peluangnya, agar tidak merasa tertipu apalagi terjebak dalam mengambil keputusan.
perbedaan tabungan pendidikan dan asuransi pendidikan

Asuransi pendidikan seyogyanya untuk masa depan anak namun banyak kita malah mengasumsikannya dalam investasi. Tujuan dasar investasi = profit, sedangkan tujuan asuransi pendidikan = jaminan biaya pendidikan anak. Saya setuju dengan pendapat yang mengatakan “agen asuransi itu cantik-cantik dan bermulut manis”, tapi hati-hati dengan apa yang mereka tawarkan, sebab sudah pasti yang mereka tawarkan itu adalh demi bonus mereka sebagai agen. Masa gara-gara agen asuransi yang cakep pendidikan anak dipertaruhkan.

Asuransi pendidikan yang sering ditawarkan adalah asuransi berbase unit link, intinya sih unit link itu sama dengan investasi lengkap dengan keuntungan dan resiko yang pasti dihadapi. Ya mbok namanya juga investasi, bisa untung besar… juga bisa bangkrut… hehe… Dalam unit link dana asuransi kita akan diinvestasikan, makanya setiap membeli asuransi banca lengkap-lengkap apa yang harus ditandatangani.

Iming-iming keuntungan asuransi pendidikan unit link pastinya akan begitu wah, tapi pernahkah kita kebayang akan resikonya. Tahukah kita bahwa dana asuransi tidak dijamin oleh LPS (lembaga penjamin simpanan)? Dalam iming-iming profit hingga 20 – 0% itu pernahkah kita kebayang resiko perusahaan asuransi mengalami pailid, investasi merugi dan sebagainya? Jika unit link investasi mereka merugi siapakah yang akan menjamin dana pendidikan buat anak di masa depan?

Tabungan pendidikan memiliki bunga yang tetap biasanya ditetapkan dengan jangka. Dengan adanya jangka penarikan itu Bank berani memberikan bunga yang lebih tinggi pada nasabah, oleh karena itu tabungan pendidikan memiliki bunga lebih tinggi dari tabunga biasa.

Sudah seharusnya kita tidak bertaruh akan pendidikan anak, apalagi tergiur akan keuntungan selangit. Tabungan pendidikan adalah produk perbankan yang sepenuhnya dijamin oleh LPS. Jika terjadi likuidasi atau bank merugi, nilai tabungan kita tidak akan berkuran dan tidak akan hilang, semua akan dijamin oleh pemerintah melalui LPS. Bunga tabungan memang tidaklah seberapa, tapi hampir tidak ada resiko didalamnya, berbeda dengan asuransi unit link.

Sering ada celetukan tabungan atau asuransi pendidikan sama saja, padahal keduanya sangat berbeda, satu produk perbankan yang satunya lagi non perbankan. Asuransi menawarkan keuntungan besar tabungan menawarkan keamanan dana pendidikan.

Sepertinya dengan penjelasan singkat seperti ini kita sudah dapat memilih apa yang tebaik bagi pendidikan anak. Jika kita ingin dana pendidikan berbasis investasi maka pilih Asuransi, jika kita ingin kepastian dan kenyamanan denga keuntungan kecil maka silahkan pilih tabunga pendidikan.

Itulah beda asuransi pendidikan dan tabungan pendidikan, semoga mudah dipahami dan selamat memilih. Tambahan saran silahkan via komentar di blog ini.

Kapan sebaiknya memulai Asuransi Pendidikan?

asuransi pendidikan anak
Kita tentu ingin pendidikan anak lebih terjamin dalam kondisi apapun di masa depan. Kekhawatiran merupakan sifat lumrang dari setiap manusia, oleh karena itulah hadir banyak jenis asuransi, dimana tujuannya adalah untuk mengantisipasi semua resiko yang akan timbul di masa depan. Tulisan ini sebuah opini tentang masa yang tepat untuk mengasuransikan pendidikan anak. Karena berupa opini tentu saja akan ditemukan ketidak sepahaman dari banyak pembaca blog ini, bagi penulis itu merupakan kekayaan dalam bentuk keaneka ragaman.

Kapan waktu yang tepat membeli asuransi pendidikan anak?
Seharusnya sebuah asuransi dibeli ketika resiko belum terjadi, bahkan sebagian ahli berpendapat bahwa asuransi sebaiknya dimulai sejak adanya perencanaan. Rencana skema pendidikan anak biasanya akan muncul sejak pertama kali si Ibu mengetahui bahwa dia sedang hamil. Oelh karena itu sesungguhnya sangat baik membuat asuransi pendidikan anak sejak anak masih dalam kandungan.

Arti paragraph diatas bukanlah ketakaburan, tapi sekedar kewaspadaan sedini mungkin. Segala kondisi buruk bisa terjadi pada waktu yang tidak bisa kita tentukan, begitulah gambaran kondisi anda sebagai penanggung jawab perekonomian keluarga. Hari ini anda sehat dan kuat tapi besok kondisi serupa belum tentu didapat, hari ini peruntungan anda baik besok rugi bisa menghadang bak tsunami. Oleh karenanya kewaspadaan sedini mungkin perlu dipupuk dan direalisasikan dalam bentu asurani pendidikan.

Jika anda seorang PNS atau Karyawan BUMN dan swasta tentu kesehatan anda telah diasuransikan sepenuhnya oleh lembaga tempat anda bernaung. Sesungguhnya dalam kondisi demikian sangat tepat bila anda membeli asuransi pendidikan anak, sebab beban jaminan anda jauh lebih ringan bila dibandingakan dengan pengusaha UMKM dimana mereka harus memange sendiri seluruh pertanggunagn kepemilikan asuransi.

Jika seorang anak telah memiliki asuransi pendidikan berupa unit link investasi, maka uang asurasi tersebut bisa diambil sepenuhnya ketika anak anda mulai masuk sekolah SD atau SMP, sehingga pendidikan anak menjadi lebih terjamin dan beban ekonomi anda menjadi lebih ringan dikala anak sudah mulai remaja. Dimana perhitunganannya secara detail dapat anda konsultasikan dengan agen-agen asuransi pendidikan di sekitar anda. Saat ini hampir semua perusahaan asuransi seperti; Prudential, AIA, Manulife, Bumiputera dan lainnya telah menyediakan produk asuransi pendidikan.

Sekali lagi artikel “Kapan sebaiknya memulai Asuransi Pendidikan?” hanyalah sebuah opini author blog ini. Silahkan ambil manfaat dan tinggalkan segala mudharat, mari berdiskusi semoga menambah referensi.